Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hadapi Ramadan dan Idulfitri, Pemprov Sumut Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali

14 Februari 2026 | Sabtu, Februari 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-14T05:18:15Z
Foto bawah : Nomor dua dari kiri ke kanan Pelaksana Kebid Pangan Dinas Ketapang dan Hortikultura Sumut Mugiono, Sekretaris Dinas (Disperindag ESDM) Prov Sumut Yosi Sukmono, S., Kabiro Perekonomian Setdaprovsu Ir. Poppy Marulita Hutagalung, MT, Kepala Bulog Sumut Budi Cahyanto, Jumat (13/2/ 2026)


DETIK86NEWS.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memastikan ketersediaan stok pangan strategis dan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H/2026.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Biro Perekonomian Setda Sumut, Poppy Marulita Hutagalung, dalam konferensi pers yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobi Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (13/2/2026).

Poppy mengatakan, pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau pasokan dan harga bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, daging, telur, dan cabai untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Pemantauan tidak hanya dilakukan menjelang HBKN. Melalui Satgas Pangan, kami rutin melakukan monitoring ke pasar. Memang ada kenaikan harga di tingkat pengecer, tetapi masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan distributor, pelaku usaha, serta pemerintah kabupaten/kota terus diperkuat guna memastikan distribusi berjalan lancar dan mencegah kelangkaan.

“Stok dalam kondisi aman dan kami terus memantau perkembangan harga. Jika terjadi kenaikan signifikan, intervensi segera dilakukan,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, memastikan ketersediaan beras di gudang Bulog mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

“Hari ini stok beras di Sumut sekitar 52 ribu ton. Secara nasional cadangan mencapai sekitar 3,2 juta ton. Selain itu, saat ini memasuki musim panen di sejumlah daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Bulog telah menyerap hasil panen petani di berbagai wilayah Sumut dengan harga gabah Rp6.500 per kilogram. Beras hasil serapan tersebut kemudian disalurkan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang mendapat subsidi pemerintah.

Untuk wilayah Sumut, harga beras di gudang Bulog sebesar Rp11.300 per kilogram, dengan HET Rp13.000 per kilogram di tingkat konsumen.

Selain beras, Bulog Sumut juga menyiapkan sekitar 1,5 juta liter minyak goreng merek Minyakita yang siap didistribusikan ke seluruh wilayah.

“Harga di gudang Rp14.500 per liter dan tetap sama untuk seluruh wilayah Sumut,” kata Budi.

Ia mengimbau pengecer tidak menjual minyak goreng di atas HET Rp15.700 per liter. Jika ditemukan pelanggaran, Bulog akan melakukan pembinaan dan penindakan sesuai ketentuan.

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Pelaksana Harian Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Sumut Yosi Sukmono serta Pelaksana Kepala Bidang Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sumut Mugiono.(SP/Ed JB).

Iklan

 


 
tutup Iklan
tutup Iklan