![]() |
| Suasana penyembelihan Qurban di halaman Kantor Kejati Sumut, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan, Jumat (29/5/2026). |
Medan, detik86news.com — Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menyembelih 13 ekor sapi dan 2 ekor kambing kurban dalam rangka perayaan Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut diawali dengan penyerahan hewan kurban secara simbolis oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin, kepada Panitia Kurban Kejati Sumut di halaman Kantor Kejati Sumut, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan, Jumat (29/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Muhibuddin menyampaikan bahwa ibadah kurban memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar penyembelihan hewan dan pembagian daging kepada masyarakat.
"Kurban tidak hanya sekadar menyembelih dan berbagi, melainkan wujud nyata ketakwaan seseorang kepada Allah SWT. Melalui ibadah kurban, kita belajar tentang keikhlasan, pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama," ujarnya.
Penyerahan hewan kurban turut dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Eko Adhyaksono, Asisten Pengawasan Agung Ardiyanto, Asisten Pemulihan Aset Ronald H. Bakkara, serta sejumlah pejabat utama di lingkungan Kejati Sumut.
Setelah prosesi penyerahan simbolis, panitia melaksanakan penyembelihan dan pemotongan hewan kurban yang dilakukan secara gotong royong oleh Panitia Kurban Kejati Sumut. Panitia terdiri atas pegawai Kejati Sumut bersama pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Qisth Kejati Sumut.
Daging kurban yang telah dipotong kemudian didistribusikan kepada pegawai Kejati Sumut, pegawai pemerintah nonpegawai negeri (PPNPN), petugas pengamanan, serta pramubakti. Penyaluran daging kurban diawali dengan penyerahan secara simbolis oleh Kajati Sumut, Wakajati Sumut, dan para pejabat utama Kejati Sumut.
Selain kepada pegawai internal, daging kurban juga disalurkan kepada marbot masjid, Purna Adhyaksa atau para pensiunan pegawai Kejaksaan, insan pers mitra Kejati Sumut, para guru, petugas kebersihan dan pengangkut sampah, kepala lingkungan (kepling), serta masyarakat yang berada di sekitar kantor Kejati Sumut.
Muhibuddin mengatakan, momentum Iduladha harus menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
"Semangat kurban mengajarkan kita untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita jaga dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Menurutnya, pelaksanaan kurban bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara institusi dan masyarakat.
Momentum Iduladha 1447 Hijriah tersebut menjadi wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian sosial keluarga besar Kejati Sumut kepada masyarakat. Selain sebagai pelaksanaan ibadah, kegiatan itu juga mencerminkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Usai pelaksanaan kegiatan kurban, Kajati Sumut mengajak seluruh pegawai dan insan pers yang hadir untuk mengikuti makan bersama di pelataran Masjid Al-Qisth Kejati Sumut. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Jumat berjemaah.
Melalui kegiatan kurban tersebut, Kejati Sumut berharap dapat terus memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.(JB).
