![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan, dr Faisal Arbie M Biomed |
Medan,detik86news.com - Anggota DPRD Medan yang bergabung di Panitia khusus (Pansus) pembahasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dr Faisal Arbie M Biomed menyoroti minimnya perolehan pajak parkir dari sejumlah objek usaha di Kota Medan. Penerimaan pajak parkir selama ini oleh Badan Pendapatan (Bapenda) Kota Medan sangat tidak rasional dan patut ditingkatkan.
"Kinerja Bapenda belum maksimal. Banyak temuan kita saat sidak ke sejumlah usaha yang laporan pajak parkirnya terlalu minim. Padahal, pengunjung yang naik kendaraan sangat padat. Ini tidak rasional," ujar dr Faisal Arbie, Senin (4/5/2026).
Dikatakan Faisal Arbie, saat Pansus PAD melakukan sidak beberapa waktu lalu di lapangan parkir salah satu restoraan Mie Gacoan di Jalan SM Raja Medan, ditemukan jumlah pajak parkir yang dibayar sangat minim jika dibandingkan jumlah kendaraan yang parkir membludak.
"Artinya jumlah nilai pajak parkir yang disetor pengusaha Gacoan sangat tidak rasional jika dibanding jumlah kendaraan yang parkir," terang Faisal Arbie yang duduk Komisi III DPRD Medan membidangi retribusi dan pajak.
Diduga ada kecurangan laporan pajak, bahkan saat tim Pansus PAD melakukan sidak ke restoran Dara Kupi mengaku hanya membayar pajak Rp 500 ribu setiap bulannya. "Pada hal kenyataan dilapangan parkir mobil yang cukup padat dan susah mencari parkiran kosong," imbuhnya.
Selain itu kata Faisal Arbie, masih dalam temuan sidak, sejumlah kejanggalan terkait laporan peroleh pajak hiburan dan hotel juga didapat. Dimana terjadi juga ketidaksesuaian Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD) pengusaha hiburan yang mendompleng pajak hotel.
Pada kesempatan itu, Faisal Arbie mendorong pihak Bapenda Kota Medan untuk memaksimalkan kinerja untuk peningkatan PAD terutama pajak parkir. (BR).
