Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

✕ Tutup Iklan

Rico Waas Dorong Majelis Taklim Miliki Program Kerja Nyata, Pemko Siap Dukung hingga Tingkat Kelurahan

07 Juli 2026 | Selasa, Juli 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-07T14:08:47Z
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi pengurus Majelis Taklim Ikhwanatul Jannah Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (7/7/2026


Medan,  detik86news.com - Wali Kota Medan, Rico Waas, mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kota Medan pun siap memberikan dukungan, termasuk pendampingan mengurus legalitas organisasi hingga penggunaan fasilitas pemerintah untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi pengurus Majelis Taklim Ikhwanatul Jannah Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (7/7/2026).

Menurut Rico Waas, keberadaan majelis taklim tidak cukup hanya aktif menggelar kegiatan seremonial atau acara besar yang berlangsung setahun sekali. Ia menilai, kegiatan kecil yang rutin dan memberikan manfaat langsung justru akan menghadirkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

"Majelis taklim harus memiliki program kerja yang jelas. Tidak harus membuat acara besar. Pelatihan hidroponik, menjahit, atau keterampilan lainnya yang dilaksanakan secara rutin di tengah masyarakat justru jauh lebih bermanfaat," ujarnya dalam pertemuan yang turut diikuti Kaban Kesbangpol Andy Mario Siregar dan Kabag Kesra Agus Maryono itu. 

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Rico Waas memastikan Pemko Medan siap memfasilitasi penggunaan aula kelurahan maupun kecamatan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Ia juga meminta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) membantu berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan apabila majelis taklim membutuhkan dukungan.

"Silakan manfaatkan aula kelurahan atau kecamatan. Kesra akan membantu berkoordinasi. Selama kegiatan itu memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak merugikan siapa pun, tentu akan kami dukung," katanya.

Selain pemberdayaan ekonomi, Rico Waas juga mengajak majelis taklim mengambil peran dalam menyukseskan berbagai program kesehatan masyarakat. Menurutnya, peran para ibu sangat strategis untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya imunisasi serta mendorong pemberian ASI eksklusif kepada bayi.

Banyak masyarakat yang masih takut imunisasi. Begitu juga masih ada ibu yang menyerah memberikan ASI, bahkan ada yang menggantinya dengan susu kental manis. Hal-hal seperti ini perlu diedukasi bersama karena menyangkut masa depan anak-anak kita," ucapnya.

Rico Waas juga menyarankan agar setiap majelis taklim memiliki karakter dan fokus program yang menjadi ciri khas organisasi. Dengan begitu, keberadaannya akan lebih mudah dikenali dan memiliki kontribusi yang jelas bagi masyarakat.

"Majelis taklim di Kota Medan jumlahnya sangat banyak. Harus ada pembeda. Misalnya fokus pada pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, ekonomi keluarga, atau bidang lainnya. Kalau punya karakter yang kuat, keberadaan majelis taklim akan lebih berbobot dan memberi manfaat," ungkapnya.

Ia turut mendorong pengurus menyusun rencana kerja secara matang setiap memasuki hari jadi organisasi. Menurutnya, rapat kerja sederhana yang menghasilkan program nyata akan lebih penting dibanding sekadar merayakan milad.

"Di hari ulang tahun, buatlah rencana kerja. Walaupun rapatnya sederhana, hasilkan program yang benar-benar akan dikerjakan sehingga organisasi berjalan dengan arah yang jelas," pesannya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, Rico Waas juga menawarkan bantuan bibit ikan lele bagi majelis taklim yang memiliki lahan untuk budidaya. Selain bantuan bibit, Pemko Medan juga akan memberikan pendampingan dan penyuluhan agar program tersebut dapat berjalan dengan baik.

Sebelumnya, Ketua Majelis Taklim Ikhwanatul Jannah Kota Medan, Nursafniaty, menyampaikan rencana pelaksanaan milad pertama organisasi sekaligus pengukuhan kepengurusan pada bulan ini yang diharapkan dapat dihadiri Wali Kota Medan. 

Ia juga berharap dukungan Pemko Medan terhadap berbagai program yang tengah disiapkan, seperti pelatihan menjahit dan memayet jilbab bagi perempuan, pengurusan sertifikat halal produk jamaah, pembuatan jilbab bagi ibu tunggal, hingga kegiatan bakti sosial berupa sunat massal, pemeriksaan kesehatan, dan pembagian paket perlengkapan sekolah bagi anak yatim.(JB).

 
tutup Iklan
tutup Iklan