![]() |
| Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan, Afif Abdillah, SE(ft). |
Medan, detik86news.com — Fraksi NasDem DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota Medan mengevaluasi pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC), terutama terkait akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan, Afif Abdillah, menyampaikan permintaan itu dalam pemandangan umum fraksi terhadap Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2026 pada rapat paripurna DPRD Medan, Senin (14/9/2026).
Afif menegaskan, UHC tidak boleh hanya diukur dari status kepesertaan aktif, tetapi juga harus memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan saat membutuhkan.
“UHC tidak boleh berhenti pada status kepesertaan yang aktif. UHC harus memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan ketika membutuhkan pertolongan,” ujar Afif.
Ia menyoroti sejumlah persoalan, antara lain keluhan terkait rujukan, ketersediaan kamar rawat inap, penumpukan pasien di instalasi gawat darurat (IGD), serta keterbatasan ruang intensive care unit (ICU).
Menurut Afif, persoalan tersebut perlu dilihat dari sisi keluarga pasien yang datang ke rumah sakit dalam kondisi membutuhkan pertolongan.
“Jangan tambah beban mereka dengan sistem yang sulit. Orang sakit cukup berjuang melawan penyakitnya. Jangan biarkan mereka masih harus berjuang mendapatkan pelayanan,” katanya.
Selain pelayanan kesehatan, Fraksi NasDem meminta perubahan APBD 2026 diarahkan pada kebutuhan masyarakat, termasuk keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang kecil.
Afif mengatakan, perubahan anggaran harus berdampak langsung melalui peningkatan pelayanan publik, pengendalian biaya hidup, perbaikan jalan dan drainase, serta perluasan kesempatan kerja.
“Bagi Fraksi NasDem, setiap perubahan anggaran harus memiliki dampak yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Fraksi NasDem juga mendorong Pemko Medan menggali potensi pendapatan baru, meningkatkan efisiensi, dan menutup kebocoran di berbagai sektor untuk mengoptimalkan pembiayaan pembangunan.(BR).
