![]() |
| Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen SKM, (ft) |
Medan, detik86news.com — Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Zulkarnaen SKM, menyayangkan ketidakhadiran Camat Medan Timur dan Lurah Pulo Brayan Bengkel dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Jalan Pasar Lapangan Bola, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (7/11/2026).
Menurut Zulkarnaen, kehadiran camat dan lurah penting untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, terutama terkait persoalan pelayanan publik, sampah, parit, dan banjir.
“Apalagi yang dibahas masalah sampah, tentu sangat tepat menerima aspirasi dan menyampaikan pesan dan arahan mengelola sampah dan dampak banjir,” ujar Zulkarnaen.
Ia menilai pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan perlu hadir langsung di tengah masyarakat untuk mengetahui persoalan yang dihadapi warga. Menurutnya, keluhan masyarakat tidak cukup hanya diketahui melalui laporan.
“Bagaimana mungkin kita menyelesaikan persoalan banjir, kalau yang punya wilayah saja tidak hadir mendengar warganya sendiri,” tegasnya.
Zulkarnaen menyebut normalisasi parit menjadi salah satu persoalan yang perlu segera ditangani. Menurutnya, penanganan persoalan tersebut membutuhkan dukungan masyarakat sekaligus keseriusan pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Ia menegaskan, Sosper tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempertemukan wakil rakyat, pemerintah, dan masyarakat untuk menyerap aspirasi warga.
“Jadi, kehadiran pemerintah wilayah sangat penting agar persoalan yang disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti,” ujarnya. (BR).
