Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

✕ Tutup Iklan

DPRD Medan Minta Dispora Perhatikan Pembinaan Cabor Wadokai

31 Maret 2026 | Selasa, Maret 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-31T02:19:56Z
Sekretaris Fraksi PAN Pelindo DPRD Medan Binsar Simarmata  saat foto bersama Pengcab Wadokai

 
Medan, detik86news.com  - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan diminta memberi perhatian pada cabang olahraga Wadokai. Perhatian itu bisa dimulai dengan menginventarisasi Dojo Wadokai dan membina pengurus cabang demi pembinaan generasi muda.

"Dispora bersama para camat di Kota Medan kita minta supaya menginventarisasi Dojo Wadokai. Ini langkah awal untuk melakukan pembinaan dan perhatian Pemerintah Kota Medan terhadap generasi muda lewat Cabor Wadokai," kata Sektretaris Fraksi PAN Perindo DPRD Kota Medan Binsar Simarmata usai bertemu Pengcab Wadokai Medan di ruang Fraksi PAN Perindo, Senin (30/3/2026).

Hadir Plt Ketua Pengcab Wadokai Medan Mula Eka Tamba, Sekretaris Edy Darwan, Bendahara Ridha Efrianata dan Marhaum Tamba. Dalam pertemuan itu, Pencab Wadokai Medan mengeluhkan minimnya perhatian Dispora Kota Medan terhadap Cabor Wadokai.

Dikatakan Binsar Simarmata, inventarisasi yang harus dilakukan mencakup sarana dan prasarana dojo (tempat latihan) termasuk sumber daya manusia (SDM). Artinya inventarisasi yang dilakukan harus tertata guna memotivasi atlet berprestasi di Dojo Wadokai. 

"Kita berharap dengan adanya perhatian khusus Dispora Medan terhadap Cabor Wadokai, maka potensi atlet dapat dikembangkan secara maksimal, pembinaan berjalan lebih terstruktur, dan prestasi olahraga di tingkat nasional maupun internasional dapat ditingkatkan," kata Binsar yang duduk di Komisi II salah satunya membidangi pemuda dan olahraga.

Dalam pertemuan itu, Plt Ketua Pengcab Wadokai Medan Mula Eka Tamba mengatakan, saat ini di seluruh kecamatan se-Kota Medan sudah ada Dojo Wadokai dengan jumlah murid mencapai

1.000 orang. Namun pemerintah melalui Dispora dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan kurang memperhatikan keberadaan Pengcab Wadokai.

"Dojo Wadokai ada di semua kecamatan, tapi ketika ada event olahraga seperti Porkot (Pekan Olahraga Kota) Medan, atlet dari perguruan kami tidak pernah dilibatkan. KONI kecamatan harusnya melakukan seleksi secara terbuka dengan mengundang semua perguruan karate," kata Mula Tamba. (BR)

 
tutup Iklan
tutup Iklan