![]() |
| Polres Tanah Karo saat menerapkan rekayasa lalulintas di jalur macet,untuk memprioritaskan kendaraan pengangkut BBM |
Berastagi, Karo,detik86news.com - Di tengah lonjakan arus kendaraan saat libur Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2026, Polres Tanah Karo menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan di Kota Berastagi, Senin(23/3) sore. Salah satu prioritas utama dalam rekayasa tersebut adalah memastikan kendaraan pengangkut BBM dapat melintas lancar menuju SPBU.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan bahan bakar di tengah meningkatnya mobilitas kendaraan yang memadati kawasan wisata dan pusat kota Berastagi selama masa libur Lebaran.
Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan, pihaknya menerapkan sistem buka tutup jalur di persimpangan Tugu Juang Berastagi, yang menjadi salah satu titik paling rawan terjadi perlambatan arus lalu lintas.
“Rekayasa lalu lintas ini kami lakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus memberikan prioritas bagi kendaraan penting, seperti ambulan dan logistik bbm, salah satunya mobil tangki pengangkut BBM menuju SPBU, agar pasokan tetap terjaga,” ujar Kapolres.
Menurutnya, kelancaran distribusi BBM menjadi hal penting selama masa libur Lebaran, mengingat tingginya aktivitas kendaraan masyarakat maupun wisatawan yang melintas di wilayah Berastagi.
Selain pengaturan arus di simpang strategis, personel Polres Tanah Karo juga disiagakan di berbagai ruas jalan utama guna melakukan pengaturan lalu lintas secara langsung serta mengantisipasi potensi kemacetan.
Kapolres menambahkan, kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama masa libur Lebaran.
"Dengan pengaturan lalu lintas ini, kami berharap arus kendaraan tetap terkendali, distribusi logistik seperti BBM tetap lancar, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman selama libur Lebaran,” tutupnya.(JB).
#polreskaro
#kapolreskaro
#humaspolreskaro
