Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

✕ Tutup Iklan

Warga Minta Kepling 8 dan 9 Kelurahan Besar Diganti, Komisi I DPRD Medan Turun Tangan

30 Maret 2026 | Senin, Maret 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-30T09:57:32Z
Ketua Komisi I DPDR Medan Reza Pahlevi Lubis S.Kom


Medan, detik86news.com - Komisi I DPRD Kota Medan minta Camat Medan Labuhan Elias Padang ST MSi menindalanjuti keluhan warga yang mengusulkan agar Kepala Lingkungan 8 dan 9 Kelurahan Besar diganti karena tidak peduli terhadap kepentingan dan kenyamanan umum.

Keterangan diperoleh, Senin (30/3/2026), puluhan warga Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan minta Kepala Lingkungan 8 dan 9 VIII minta diganti. Pasalnya, kedua Kepling tersebut tidak peduli terhadap kepentingan dan kenyamanan umum. 

Dalam surat pengaduan warga ke DPRD Kota Medan yang di tandatangani puluhan warga, diketahui bahwa Lingkungan 9 Kelurahan Besar merasa kecewa terhadap tindakan Kepling yang menjebol tembok komplek PT SAN/KPBN dan dijadikan akses umum untuk lalu lalang kendaraan bermotor. Akibatnya, warga resah karena rawan kenyamanan.

Kepling tersebut juga dituding tidak memiliki kepedulian terhadap keresahan warga. Kepling dinilai bertindak sesuka hati menjebol tembok dan tidak pernah berkordinasi bersama warga. Bahkan warga menuding Kepling tidak memahami tupoksi sebagai Kepling. 

Atas dasar itu pula, dalam isi surat warga yang disampaikan ke DPRD Medan dan Walikota Medan, supaya Kepling 8 dan 9 diganti. Karena dengan pengrusakan tembok telah menimbulkan keresahan dan ketertiban umum. 

Kepling 8 Kelurahan Besar, Dani, Senin (30/3/2026) menyebutkan penjebolan tembok dilakukan atas keinginan sebahagian warga untuk memudahkan akses jalan.

Menyikapi pengaduan warga itu, Ketua Komisi I DPRD Medan Reza Pahlevi Lubis S Kom, menyampaikan supaya Camat dan Lurah segera menindaklanjuti persoalan tersebut. 

"Kita minta Camat dan Lurah supaya segera menyelesaikan masalah agar tidak berlarut larut. Camat harus mampu mengakomodir dan mencari solusi setiap masalah di wilayahnya," harap politisi Partai Golkar itu tersebut. (BR).

 
tutup Iklan
tutup Iklan