Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Keluarga Bantah WLG Bunuh Diri, Robi Barus Desak Polisi Usut Tuntas

07 Agustus 2026 | Jumat, Agustus 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-07T01:42:01Z
Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus (ft).
MEDAN, detik86news.com - Keluarga Winda Lorenza Gowasa (WLG), 35, membantah kesimpulan awal kepolisian yang menyebut korban meninggal karena bunuh diri dengan senjata api di Komplek Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia.

Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus, meminta kepolisian tidak terburu-buru menyimpulkan dan mengusut tuntas sejumlah indikasi kejanggalan yang diunggah keluarga korban di media sosial.

"Meskipun sudah dilakukan otopsi resmi oleh tim dokter forensik, tetapi kita menilai masalah ini perlu ditinjau ulang. Indikasi kejanggalan yang ditemukan pihak keluarga korban pada jenazah patut menjadi dasar bagi kepolisian untuk mendalami kasus ini," ujar Robi Barus, Kamis (6/8/2026).

Robi menyebut keluarga mengunggah foto yang menunjukkan adanya luka lebam di beberapa bagian tubuh WLG. Kondisi itu menjadi indikasi dugaan penganiayaan sebelum korban meninggal akibat proyektil peluru di kepala.

"Kita menilai secara netral. Foto-foto itu saya rasa cukup menjadi dasar bagi pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini lebih dalam. Usut saja secara tuntas dan transparan, biar tidak ada teka-teki di tengah masyarakat," katanya.

Ia mendorong kepolisian melakukan otopsi ulang dan memeriksa kembali saksi serta tempat kejadian perkara (TKP). 

"Apapun nanti hasil pemeriksaannya, saya rasa semua pihak akan bisa menerimanya," ujarnya.

Robi menegaskan, jika hasil pemeriksaan ulang menemukan adanya luka lebam, maka polisi harus segera menangkap pelaku. 

"Terlepas ini bunuh diri atau tidak, kalau ada penganiayaan, tentu di situ ada tindak pidananya," tegasnya.

Sebelumnya, melalui unggahan media sosial, keluarga menyatakan menemukan sejumlah kejanggalan pada jasad WLG, seperti lebam di leher yang diduga bekas cekikan dan perubahan bentuk kepala yang diduga akibat benturan. Pemeriksaan awal itu disebut disaksikan anggota keluarga yang berprofesi dokter.(BR).


 
tutup Iklan
tutup Iklan