Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Reses Dapil 2 DPRD Medan, Warga Keluhkan UHC, Bansos, Jalan Rusak hingga Minim Lapangan Kerja

01 September 2026 | Selasa, September 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-01T09:41:38Z
Anggota DPRD Kota Medan Saipul Bahri S.E,(ft)

 
MEDAN, detik86news.com Warga Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kota Medan mengeluhkan pelayanan UHC, penyaluran bantuan sosial, kerusakan jalan dan drainase, minimnya lapangan kerja, serta persoalan keamanan. Aspirasi tersebut disampaikan anggota DPRD Medan Saipul Bahri saat membacakan laporan hasil reses masa sidang III tahun sidang 2025-2026 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (31/8/2026).

“Dalam pelaksanaan reses, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari pelayanan kesehatan, bantuan sosial, infrastruktur, lapangan kerja, hingga persoalan keamanan,” ujar Saipul Bahri dalam penyampaian laporan tersebut.

Dapil 2 meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan. Di bidang kesehatan, warga meminta peningkatan pelayanan Universal Health Coverage (UHC) yang menggunakan KTP sebagai akses berobat. Mereka juga mengusulkan peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di puskesmas dan posyandu.

Menurut Saipul, warga masih menemukan kendala dalam pelayanan kesehatan sehingga berharap kualitas pelayanan UHC dan fasilitas kesehatan di wilayah Dapil 2 ditingkatkan.

Persoalan bantuan sosial turut menjadi perhatian. Warga mengeluhkan masih adanya masyarakat yang belum menerima bantuan. Salah seorang warga, Yeni Hepi Raumauli Marpaung, mengaku belum pernah menerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan bagi lansia.

“Warga meminta adanya pemutakhiran data penerima bantuan agar penyalurannya tepat sasaran, terutama bagi masyarakat lanjut usia dan kelompok yang membutuhkan,” kata Saipul.

Di bidang infrastruktur, warga mengusulkan perbaikan dan pembetonan sejumlah ruas jalan serta normalisasi drainase. Salah satu usulan adalah normalisasi drainase sepanjang sekitar satu kilometer dengan lebar tiga meter dari Lingkungan 1, Kelurahan Paya Pasir, menuju kawasan TPA Terjun.

Warga juga mengusulkan pemasangan jaringan pipa air bersih dan penerangan jalan. Salah satu titik yang diusulkan membutuhkan penerangan sepanjang sekitar 250 meter.

Untuk sektor ketenagakerjaan, warga meminta Pemko Medan membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi pemuda, khususnya lulusan SMA. Mereka juga mengusulkan pelatihan keterampilan, termasuk pelatihan alat berat, untuk meningkatkan kompetensi dan peluang kerja masyarakat.

Di bidang keamanan, warga meminta peningkatan pengawasan dan pemberantasan narkoba, khususnya di kawasan Saimati, Kecamatan Medan Labuhan. Penanganan tawuran di Kecamatan Medan Belawan juga menjadi aspirasi yang disampaikan.

Selain itu, warga meminta peningkatan pelayanan pengangkutan sampah dan penanaman pohon untuk mendukung kebersihan serta kualitas lingkungan.

Saipul mengatakan seluruh aspirasi hasil reses tersebut selanjutnya menjadi bahan pokok-pokok pikiran DPRD untuk disampaikan kepada Pemerintah Kota Medan sebagai bahan perencanaan pembangunan tahun 2027.(BR).

 
tutup Iklan
tutup Iklan