![]() |
| Wakil Ketua DPRD Kota Medan Hadi Suhendra SH (ft). |
Hadi menilai rendahnya realisasi anggaran tersebut perlu menjadi perhatian serius karena Dinas PKPCKTR merupakan salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki anggaran besar dan berkaitan langsung dengan pembangunan fisik.
"Kita sangat kecewa dengan rendahnya serapan anggaran Dinas Perkim (PKPCKTR). Sebagai salah satu OPD yang memiliki anggaran terbesar, tidak seharusnya serapan belanja Dinas Perkim serendah itu, sementara saat ini kita sudah berada di penghujung tahun (2026)," ujar Hadi kepada Wartawan,Kamis (5/11/2026).
Menurut Hadi, rendahnya realisasi belanja PKPCKTR berpotensi memengaruhi besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026.
"Kalau belanja Dinas Perkim minim, artinya pembangunan infrastruktur juga minim. Sementara kita tahu, saat ini pembangunan infrastruktur juga merupakan salah satu fokus Pemko Medan," katanya.
Karena itu, Hadi meminta Wali Kota memberikan perhatian khusus terhadap realisasi anggaran seluruh OPD, terutama Dinas PKPCKTR yang disebut memiliki realisasi belanja terendah.
"Kita berharap Wali Kota Medan dapat memberikan perhatian khusus terhadap serapan anggaran di Dinas Perkim. Dalam kondisi seperti ini, Kadis Perkim (PKPCKTR) layak dievaluasi," tegasnya.
Sementara itu, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi membenarkan bahwa realisasi belanja Dinas PKPCKTR masih di bawah 30 persen. Menurutnya, kondisi tersebut telah menjadi perhatian Wali Kota Medan.
"Benar (realisasi belanja Dinas PKPCKTR Medan masih di bawah 30 persen). Ini sudah menjadi atensi juga oleh Pak Wali," ujar Erfin kepada Wartawan,Rabu (4/11/2026).
Erfin mengatakan Wali Kota terus memantau realisasi program dan anggaran seluruh OPD, termasuk Dinas PKPCKTR.
"Semua OPD diatensi realisasi programnya oleh Pak Wali, termasuk Dinas PKPCKTR yang realisasinya masih rendah," katanya.
Ia menegaskan, perkembangan realisasi anggaran Dinas PKPCKTR akan terus dipantau dan dievaluasi setiap pekan.
"Kita cek terus perkembangannya. Terus dipantau perkembangan realisasinya, karena sudah menjadi atensi juga oleh Pak Wali. Tiap minggu kita evaluasi terus," tegas Erfin.(BR).


