Dalam pandangannya, Fraksi PKS menyoroti implementasi janji kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Rico-Zaki, serta menekankan pentingnya integrasi antara dokumen perencanaan dan kebutuhan riil masyarakat Kota Medan.
Fraksi PKS menegaskan bahwa seluruh program dalam RPJMD Kota Medan 2025-2029 harus menjadi wujud konkret dari janji politik pasangan Rico-Zaki. “Masyarakat harus merasakan langsung manfaat dari setiap program pembangunan yang dicanangkan,” ujar Syaiful.
PKS mencatat keluhan masyarakat yang mereka serap selama masa reses, seperti tingginya harga bahan pokok, terbatasnya lapangan kerja, dan meningkatnya angka PHK. Fraksi ini mendorong penerapan kebijakan stimulus ekonomi jangka pendek, yang bisa mengatasi penurunan daya beli masyarakat.
Mengacu pada PP RI Nomor 81 Tahun 2010, PKS meminta agar Pemerintah Kota Medan membentuk birokrasi yang bersih, netral, serta berorientasi pada pelayanan publik berkualitas. “Kita butuh aparatur negara yang berdedikasi dan bebas dari KKN,” tegas Syaiful.
Fraksi PKS mendorong agar program penguatan UMKM diakomodasi secara bertahap dan sistematis dalam RPJMD. Mereka juga menekankan perlunya penerapan Perda Zonasi PKL (Perda No. 5 Tahun 2022) sebagai solusi jangka panjang bagi ratusan ribu pedagang kaki lima yang selama ini hanya mendapat kebijakan represif.
Dalam konteks agenda nasional RPJMN 2025-2029 yang menekankan reformasi pendidikan, Fraksi PKS mendorong penguatan pendidikan karakter. “Lima tahun ke depan harus fokus membentuk generasi muda Kota Medan yang berakhlak, cerdas, dan berdaya saing,” kata Syaiful.
Fraksi PKS berharap RPJMD ini dirumuskan secara komprehensif, transparan, partisipatif, dan akuntabel, serta selaras dengan dokumen perencanaan nasional dan provinsi. RPJMD ini merupakan amanah konstitusi dan harus mencerminkan visi, misi, serta program prioritas kepala daerah terpilih selama lima tahun ke depan.
“Ini bukan sekadar dokumen administratif. RPJMD adalah arah pembangunan Kota Medan. Maka, harus menjadi alat perubahan yang nyata, berpihak pada rakyat," pungkasnya.(BR).


