![]() |
Ana Maria br Sembiring, S.Pd., Gr, dan Pratu TNI Abadi Sitepu berfoto bersama keluarga saat prosesi pernikahan adat Karo di Jambur Tamsaka, Simpang Selayang, Kamis (15/1/2025). |
MEDAN, DETIK86NEWS.COM – Pernikahan adat Karo pasangan Ana Maria br Sembiring, S.Pd., Gr, dan Pratu TNI Abadi Sitepu berlangsung khidmat dalam rangkaian kerja adat Karo yang digelar di Jambur Tamsaka, Simpang Selayang, Kamis (15/1/2025).
Pengantin perempuan, Ana Maria br Sembiring, merupakan putri dari pasangan Serasi Sembiring Kembaren, S.H., dan Dalem br Karo. Sementara pengantin pria, Pratu TNI Abadi Sitepu, mengikuti seluruh rangkaian adat bersama keluarga besarnya sesuai tata adat Karo yang berlaku.
Serasi Sembiring Kembaren, S.H., merupakan Pemimpin Redaksi Rimbunnews.com serta anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara. Kehadiran sejumlah kolega dan relasi turut mewarnai acara pernikahan adat tersebut.
Prosesi pernikahan adat Karo ini dihadiri keluarga besar kedua mempelai yang terdiri dari kalimbubu, anak beru, dan senina. Sejak pagi hari, suasana jambur telah dipenuhi tamu undangan yang mengikuti jalannya prosesi adat dalam suasana kekeluargaan.
Rangkaian pesta adat dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berlangsung sepanjang hari. Seluruh tahapan adat dilaksanakan sesuai tradisi Karo, diiringi alunan musik keyboard Karo yang menambah semarak suasana.
Serasi Sembiring Kembaren menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan doa restu.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar, kalimbubu, anak beru, senina, serta rekan-rekan media yang telah hadir. Semoga rumah tangga anak kami menjadi keluarga yang harmonis dan tetap menjunjung tinggi adat Karo,” ujarnya
Selain keluarga besar, acara tersebut juga dihadiri rekan-rekan dari berbagai media jurnalistik.
Sementara itu, perwakilan keluarga menyebutkan bahwa pernikahan adat ini tidak hanya menjadi momen sakral, tetapi juga bagian dari upaya pelestarian budaya Karo.
“Melalui kerja adat ini, kami berharap nilai kekeluargaan dalam adat Karo tetap hidup dan menjadi pedoman bagi kedua mempelai,” ujar perwakilan keluarga.
Pernikahan adat ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan ikatan kekeluargaan antar marga dalam masyarakat Karo.(Red).


