-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tokoh Muda Soroti Sejumlah PR Pemko Medan di 2026

02 Januari 2026 | Jumat, Januari 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-02T05:39:36Z
Foto : Ahmad Afandi Harahap (Dok)


MEDAN, DETIK86NEWS.COM — Tokoh muda Kota Medan, Ahmad Afandi Harahap, menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemerintah Kota Medan pada 2026 di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Afandi kepada wartawan di Medan, Rabu (31/12/2025) malam, menjelang pergantian tahun.

Menurutnya, persoalan paling nyata yang dirasakan masyarakat masih berkaitan dengan sektor transportasi dan perhubungan, seperti kemacetan, parkir liar, lemahnya angkutan umum massal, hingga manajemen persimpangan dan lampu lalu lintas.

“Medan membutuhkan perencanaan transportasi jangka panjang, bukan lagi solusi tambal-sulam,” ujarnya.

Selain itu, ia menyoroti persoalan banjir dan drainase yang hingga kini masih menjadi masalah kronis. Hampir setiap hujan deras, sejumlah kawasan di Medan dilanda genangan yang berdampak pada aktivitas warga dan kerugian ekonomi.

“Normalisasi drainase, pengendalian sampah di sungai, serta penataan kawasan padat penduduk harus menjadi prioritas,” kata Ahmad Afandi.

Masalah sampah dan kebersihan kota juga dinilai belum tertangani optimal. Ia menyinggung masih maraknya tempat pembuangan sampah liar, minimnya pemilahan sampah rumah tangga, serta rendahnya edukasi lingkungan.

Di sektor pelayanan publik, Ahmad Afandi menekankan pentingnya percepatan digitalisasi layanan perizinan, transparansi biaya, dan pemangkasan jalur tatap muka yang rawan pungutan liar.

“Warga butuh layanan yang cepat, murah, dan pasti,” tegasnya.

Ia juga menyoroti perlunya penguatan UMKM dan ekonomi kerakyatan, termasuk akses permodalan, pendampingan pemasaran digital, serta penataan pedagang kaki lima tanpa mematikan mata pencaharian.

Sementara itu, kondisi pasar tradisional yang masih becek dan kumuh dinilai perlu segera dibenahi melalui program revitalisasi yang berpihak kepada pedagang kecil dan kenyamanan pembeli.

Di bidang keamanan lingkungan, Ahmad Afandi mengingatkan maraknya keluhan warga terkait geng motor, pencurian, dan peredaran narkoba di permukiman. Ia mendorong penguatan kolaborasi antara Pemko, kepolisian, dan tokoh masyarakat.

Ia juga menekankan perhatian terhadap pendidikan dan kesejahteraan guru honorer, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan penurunan stunting, serta penambahan ruang terbuka hijau untuk menjaga kualitas udara kota.

Terakhir, Ahmad Afandi menilai transparansi anggaran dan partisipasi publik menjadi kunci utama membangun kepercayaan masyarakat.

“Tahun 2026 harus menjadi momentum percepatan program prioritas dan keberpihakan nyata kepada warga kecil,” pungkasnya.

Oleh : JB

Editor : Redaksi

Sumber : Rilis Lilik Riadi Dalimunthe.

Iklan

 


 
tutup Iklan
tutup Iklan
×
Berita Terbaru Update