Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

✕ Tutup Iklan

13 Ribu Petugas Akan Data Dua Juta Pelaku Usaha di Sumut

12 Maret 2026 | Kamis, Maret 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-12T10:57:18Z
Foto atas : Kepala BPS Sumut, Asim Saputra ( rompi merah) beserta jajaran
Foto bawah : foto bersama awak media usai konferensi Pers di Lobi Kantor Gubernur Sumut, Kamis (12/3/2026).


Medan, detik86news.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara menyiapkan sekitar 13.000 petugas lapangan untuk melakukan pendataan dalam Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung pada Mei hingga Agustus mendatang. Pendataan tersebut menargetkan sekitar dua juta pelaku usaha di seluruh wilayah Sumatera Utara.

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, mengatakan para petugas akan melakukan pendataan secara langsung atau door to door ke berbagai jenis usaha, mulai dari usaha besar, usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga bisnis yang beroperasi secara daring.

“Ada sekitar dua juta pelaku usaha yang akan didata. Dari jumlah itu, sekitar 1,5 juta sudah teridentifikasi, sedangkan sekitar 300 hingga 500 ribu lainnya masih belum kami kenali,” ujar Asim saat temu pers Sensus Ekonomi 2026 yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut di Lobi Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30 Medan, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, sensus ekonomi menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran nyata mengenai struktur perekonomian, termasuk perkembangan usaha berbasis digital.

“Jika dulu perkembangan usaha bisa dilihat dari toko-toko fisik, saat ini banyak usaha berkembang melalui platform digital,” katanya.

Ia menambahkan, proses pendataan ditargetkan berlangsung sekitar 2,5 bulan, dengan harapan seluruh pelaku usaha yang menjadi sasaran sensus dapat terdata secara lengkap.

“Melalui sensus ekonomi, data perekonomian akan semakin jelas sehingga kebijakan ekonomi dapat disusun lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Cakupan lapangan usaha yang akan didata meliputi berbagai sektor, di antaranya pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, pengadaan listrik dan gas, pengelolaan air dan limbah, konstruksi, perdagangan besar dan eceran, transportasi dan pergudangan, real estate, kesenian, hiburan dan rekreasi, serta berbagai sektor usaha lainnya.

Berdasarkan Sensus Ekonomi 2016, jumlah usaha di Sumatera Utara tercatat sebanyak 1.166.198 unit usaha. Dari jumlah tersebut, 1.153.758 unit merupakan usaha mikro kecil, sedangkan usaha menengah dan besar sebanyak 13.160 unit.

Jumlah tenaga kerja yang tercatat mencapai 3.219.673 orang, dengan 2.640.639 orang bekerja pada usaha mikro kecil dan 579.034 orang pada usaha menengah dan besar.

Asim mengajak seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026 agar data yang dihasilkan semakin akurat.

“Dengan data yang akurat, kebijakan ekonomi dapat disusun lebih tepat sasaran,” pungkasnya. (JB).

 
tutup Iklan
tutup Iklan