![]() |
| Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Fauzi (ft). |
MEDAN, detik86news.com - Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Fauzi, mendesak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas segera menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait sistem parkir dan banyaknya lampu jalan yang padam.
Fauzi menilai sistem parkir di Kota Medan masih semrawut. Ia mencontohkan masih adanya pengutipan tarif di luar ketentuan, yakni sepeda motor Rp2.000 dan mobil Rp4.000.
"Kita melihat Tim Cakrawala terus aksi di lapangan, tapi nyatanya permasalahan masih terus ada. Artinya penindakan selama ini cuma seremonial. Masyarakat terus jadi korban, belum lagi ada yang kehilangan sepeda motor saat parkir," ujar Fauzi, Rabu (5/8/2026).
Politisi yang duduk di Komisi I DPRD Medan itu juga menyoroti banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang padam.
"Hampir di setiap Sosper dan Reses masyarakat mengeluhkan soal lampu jalan padam. Mereka takut beraktivitas karena gelap, khawatir jadi korban kejahatan. Bahkan untuk pergi shalat Subuh pun takut. Tapi sampai sekarang tindaklanjutnya tidak ada," katanya.
Fauzi turut menyoroti informasi di media sosial terkait sejumlah pekerjaan dan pengadaan di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang dinilai berpotensi bermasalah.
"Sampai sekarang belum ada penjelasan dari Wali Kota atau Kadishub terkait info proyek yang pemenangnya dikondisikan hingga pengadaan yang rentan dikorupsi," ujarnya.
Ia menegaskan Fraksi Gerindra akan mengawal persoalan ini dan mendorong BPK serta Inspektorat mengaudit pengerjaan di Dishub.
"Yang paling utama, semua harus berdasarkan kepentingan masyarakat. Wali Kota juga jangan menerima bulat-bulat laporan Kadishub. Lihat langsung ke lapangan, jangan laporan Asal Bapak Senang," pungkasnya.(BR).
