Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

DPRD Medan Soroti Jalan Dicor 15 Cm Lebih Tinggi, Air Masuk Rumah Warga

01 September 2026 | Selasa, September 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-01T10:04:31Z
Anggota DPRD Kota Medan Agus Setiawan, S.S., M.H.,(ft).





MEDAN, detik86news.com — Anggota DPRD Kota Medan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, Agus Setiawan, S.S., M.H., menyoroti pengerjaan jalan di wilayah Medan Amplas yang disebut memiliki permukaan sekitar 15 sentimeter lebih tinggi dari rumah warga. Kondisi tersebut dikeluhkan menyebabkan air hujan masuk ke rumah.

Persoalan itu disampaikan Agus Setiawan saat menyampaikan hasil Reses VI Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan, Senin (31/8/2026).

Menurut Agus, warga telah mengusulkan pengaspalan jalan selama lebih dari satu tahun. Namun, pekerjaan yang dilakukan berupa pengecoran beton dinilai belum memperhatikan elevasi jalan dengan rumah warga.

“Setelah dicor, jalan lebih tinggi 15 cm dari rumah warga. Sehingga di musim penghujan sekarang ini berakibat air masuk ke dalam rumah warga,” ujar Agus.

Ia meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) mengevaluasi pengerjaan tersebut. Menurutnya, proyek yang menggunakan anggaran APBD harus dikerjakan dengan tepat serta dikoordinasikan dengan kelurahan dan kecamatan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Agus juga menyoroti respons Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dinilainya sulit dihubungi ketika masyarakat maupun anggota DPRD menyampaikan persoalan infrastruktur.

Selain jalan dan drainase, ia mengungkapkan adanya persoalan lampu penerangan jalan umum (LPJU) padam di sejumlah kawasan Dapil 4. Salah satunya di sepanjang Jalan Sutrisno yang disebut telah padam hampir satu bulan.

“Disampaikan dari warga kemarin terjadi pembegalan di daerah tersebut,” katanya.

Agus meminta Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perhubungan segera merealisasikan program Zero Lampu Padam. Menurutnya, penerangan jalan yang memadai penting untuk mendukung keamanan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi rencana Pemko Medan menambah sekitar 1.000 titik lampu penerangan jalan. Namun, program tersebut diminta segera direalisasikan.

“Program dari Pak Wali untuk Zero Lampu Padam ini benar-benar dapat kita realisasikan, bukan sekadar retorika,” tegasnya.

Selain infrastruktur dan penerangan jalan, warga Dapil 4 dalam reses tersebut menyampaikan aspirasi mengenai bantuan sosial, pelayanan kesehatan, air bersih, administrasi kependudukan, pendidikan, lapangan kerja, UMKM, kebersihan lingkungan, dan keamanan.

Aspirasi tersebut menjadi bahan pokok-pokok pikiran DPRD untuk ditindaklanjuti Pemerintah Kota Medan melalui organisasi perangkat daerah terkait.(BR).

 
tutup Iklan
tutup Iklan