![]() |
| DPRD Kota Medan menggelar rapat paripurna istimewa memperingati Hari Jadi Kota Medan ke-436 di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026). |
Medan, detik86news.com – DPRD Kota Medan menggelar rapat paripurna istimewa memperingati Hari Jadi Kota Medan ke-436 di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (30/6/2026).
Mengusung tema "Medan Tangguh Maju untuk Semua", peringatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi pemerintah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen dan dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumatera Utara Basarin Yunus Tanjung mewakili Gubernur Sumatera Utara, unsur Forkopimda, Sultan Deli, konsul negara sahabat, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Rico menegaskan berbagai capaian pembangunan bukan alasan untuk berpuas diri. Menurutnya, keberhasilan pemerintah harus diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
"Seluruh capaian yang ditampilkan hanyalah angka-angka. Masyarakat masih membutuhkan kerja keras dan komitmen kita bersama agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan," kata Rico.
Ia menegaskan penanganan banjir, perbaikan drainase dan jalan, pengentasan kemiskinan, pemberantasan narkoba, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik tetap menjadi prioritas pembangunan Kota Medan.
"Keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai jika pemerintah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat bergerak dalam satu tujuan. Mari kita tinggalkan legasi terbaik bagi Kota Medan," ujarnya.
Pemerintah Kota Medan memaparkan capaian pembangunan, di antaranya perbaikan 568 ruas jalan sepanjang 88,13 kilometer, pembangunan drainase di 360 titik sepanjang 194,8 kilometer, pengoperasian lima koridor Bus Rapid Transit berbasis bus listrik, pembangunan tiga puskesmas baru, rehabilitasi 52 puskesmas dan puskesmas pembantu, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi 97.501 warga.
Di sektor ekonomi, tingkat pengangguran terbuka turun dari 8,67 persen pada 2023 menjadi 7,99 persen pada 2025 dengan penyerapan 69.565 tenaga kerja. Sebanyak 2.500 UMKM mendapat pembinaan, lebih dari 38 ribu pelaku usaha memperoleh sertifikat halal, sementara Program Tebus Ijazah ditargetkan membantu 500 siswa pada 2026.
Atas capaian tersebut, Pemerintah Kota Medan kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK serta meraih National Governance Award 2026, Creative Financing Award, UI GreenMetric, dan pengakuan Indeks Daya Saing Daerah dari BRIN.
Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen mengatakan Hari Jadi Kota Medan ke-436 harus menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
"DPRD Kota Medan akan terus mengoptimalkan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Kami juga mendorong peningkatan pelayanan publik, penguatan UMKM, digitalisasi birokrasi, dan percepatan penanganan banjir," ujar Wong.
Sementara itu, Basarin Yunus Tanjung yang mewakili Gubernur Sumatera Utara menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pembangunan Kota Medan melalui penguatan infrastruktur, konektivitas wilayah, transformasi digital, dan kolaborasi lintas sektor.
"Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Utara, Medan memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan, investasi, pendidikan, dan jasa. Karena itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk mewujudkan Medan yang semakin maju, tangguh, dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat," kata Basarin. (JMC)
