![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan, Syaiful Ramadhan (ft) |
Medan, detik86news.com -Anggota DPRD Kota Medan, Syaiful Ramadhan, mengkritik pola penataan Kota Medan yang dinilainya terkesan reaktif menjelang pelaksanaan APEKSI. Menurutnya, pengerahan seluruh camat, lurah dan Kepala Lingkungan untuk melakukan penertiban dan penataan kota seharusnya tidak hanya dilakukan karena adanya agenda nasional tersebut.
"Kita mengapresiasi langkah Pemko Medan dalam melakukan penataan kota. Namun hendaknya penertiban dan penataan tidak disandarkan karena adanya event seperti APEKSI, melainkan menjadi kebijakan rutin yang dilakukan setiap saat," ujar Syaiful, Minggu (28/6/2026).
Sekretaris Komisi I ini menilai, Kota Medan harus selalu tampil bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat yang setiap hari tinggal dan beraktivitas di dalamnya, bukan hanya ketika akan dikunjungi para kepala daerah dari berbagai kota.
"Baiknya Medan jangan hanya bersih karena akan ada tamu. Medan harus bersih karena memang itu menjadi keharusan dalam menata kota dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera Kota Medan ini.
Syaiful juga mengingatkan agar penertiban yang dilakukan tidak mengorbankan masyarakat kecil. Menurutnya, pemerintah harus mengedepankan pendekatan yang humanis dan memberikan solusi bagi warga yang terdampak.
Selain itu, Syaiful meminta Pemko Medan menjalankan penegakan aturan secara adil tanpa pilih kasih.
"Pemko Medan jangan tebang pilih dalam menjalankan tugasnya. Semua bentuk pelanggaran harus ditindak dengan ukuran yang sama, tanpa membedakan siapa pelakunya. Kota Medan harus benar-benar serius membangun kota, bukan hanya mempercantik wajah saat ada kegiatan seremonial," pungkasnya. (BR).
