Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

✕ Tutup Iklan

Dinkes Medan Gandeng PWPM Perkuat Edukasi Kesehatan, HIV/AIDS Masih Jadi Tantangan

02 Juni 2026 | Selasa, Juni 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-02T14:49:44Z
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, drg. Henni Savitri, M.KN, saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting bersama jajaran, Selasa (2/6/2026).



Medan, detik86news.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan membuka ruang kemitraan dengan Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) guna memperkuat edukasi dan penyebaran informasi kesehatan kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung program kesehatan pemerintah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai penyakit yang masih menjadi perhatian di Kota Medan, termasuk HIV/AIDS.

Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, drg. Henni Savitri, M.KN, saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting bersama jajaran pengurus yakni Sekretaris Irwan Manalu, Bendahara Zulpiana Vina, Wakil Bendahara Muhammad Syaiful, dan  Bidang Kerjasama Antarlembaga Joni Barus, di Kantor Dinas Kesehatan Kota Medan, Jalan Rotan, Selasa (2/6/2026).

 Dalam pertemuan tersebut, Henni menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, sinergi dengan insan pers sangat dibutuhkan untuk menyampaikan berbagai program, capaian, serta pelayanan kesehatan secara tepat dan berkelanjutan.

"Kami sangat mengapresiasi kunjungan PWPM. Media merupakan mitra penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama yang positif ini terus terjalin, terutama dalam publikasi program dan perkembangan sektor kesehatan di Kota Medan," ujar Henni.

Selain membahas peluang kerja sama, Henni juga memaparkan sejumlah persoalan kesehatan yang masih menjadi perhatian pemerintah. Beberapa penyakit yang banyak ditemukan di Kota Medan antara lain Tuberkulosis (TBC), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hipertensi, dan HIV/AIDS.

Menurutnya, HIV/AIDS masih menjadi tantangan serius karena jumlah kasus yang ditemukan tergolong tinggi. Penularan HIV umumnya terjadi melalui penggunaan jarum suntik yang tidak steril, hubungan seksual berisiko, serta penularan dari ibu kepada anak.

Henni menyebutkan wilayah kerja Puskesmas Martubung, Helvetia, Tuntungan, dan Padang Bulan menjadi daerah dengan jumlah temuan kasus HIV yang cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Medan, sejak 2022 hingga April 2025 tercatat sekitar 13.000 kasus HIV di Kota Medan.

Untuk menekan angka penyebaran HIV/AIDS, Dinas Kesehatan terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi melalui puskesmas serta menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga yang bergerak di bidang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, seperti Medan Plus, Galatea, dan Komisi Penanggulangan AIDS.

Dalam kesempatan itu, Henni juga memastikan ketersediaan obat-obatan di seluruh puskesmas Kota Medan masih dalam kondisi aman meskipun sesekali terjadi keterlambatan pasokan dari distributor. Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Medan hingga saat ini masih dipercaya sebagai penyedia vaksin meningitis bagi calon jemaah haji.

"Kami berharap PWPM dapat memberikan masukan dan kritik yang konstruktif serta turut menyampaikan berbagai informasi positif terkait pelayanan kesehatan kepada masyarakat," katanya.

Sementara itu, Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kerja organisasi setelah pelantikan pengurus pada 7 Mei 2026. Menurutnya, membangun komunikasi yang baik dengan organisasi perangkat daerah menjadi langkah penting untuk memperkuat fungsi pers sebagai penyampai informasi publik.

Edison menilai sinergi antara Dinas Kesehatan dan media sangat diperlukan agar berbagai program kesehatan pemerintah dapat diketahui masyarakat secara luas, sekaligus menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan.

"Kami berharap hubungan antara Dinas Kesehatan Kota Medan dan PWPM semakin erat. Sinergi ini penting agar informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dapat tersampaikan secara cepat, akurat, dan berimbang," ujarnya.

Ia juga berharap Dinas Kesehatan tetap terbuka terhadap awak media, terutama dalam memberikan akses informasi dan konfirmasi terkait berbagai isu kesehatan yang berkembang di tengah masyarakat.

"Dengan komunikasi yang baik, kami yakin kerja sama ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kota Medan," pungkasnya. (R/ Ed JB)

 
tutup Iklan
tutup Iklan